Pengertian Capital gain dan Aplikasinya di Properti

Bagi sebagian besar orang-orang yang berkecimpung di bidang properti tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah Capital Gain, dan ini salah satu hal penting yang harus di pahami bagi yang ingin atau sedang mulai di bisnis properti.

Pengertian Capital Gain adalah keuntungan yang diperoleh dari penjualan aset yang nilainya lebih tinggi dari pada nilai modal awal saat pembelian aset atau selisih harga yang lebih mahal dari pembelian. 

Anda memiliki dua hal yang akan terjadi saat Anda menginginkan aset yang dimiliki mendatangkan capital gain, yaitu Anda mendapatkan keuntungan dari penjualan aset dan aset tersebut sudah bukan milik Anda.

Ketika aset yang Anda miliki dijual, maka Anda akan mendapatkan untung yang sebesar-besarnya dan Anda akan kehilangan aset tersebut, kondisi inilah yang dinamakan dengan capital gain

Perlu Anda ketahui, capital gain baru akan didapatkan jika Anda sudah menjual aset tersebut.

capital-gain
Photo credit : Smith & Smith CPAs

Semua aset dapat memberikan nilai capital gain atau keuntungan, namun hanya ada satu saja jenis aset yang bisa mendatangkan capital gain yang tinggi, contohnya adalah aset properti seperti tanah. Memiliki aset seperti tanah kavling akan membuat Anda memperoleh capital gain. 

Karena seperti yang sudah Anda ketahui, tanah merupakan salah satu aset yang nilainya akan mengalami kenaikan secara terus-menerus setiap tahunnya yang bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi nilainya.

Tapi, Anda juga perlu tahu bagaimana caranya untuk meningkatkan nilai jual tanah Anda di waktu kemudian. Untuk mengetahui lebih lanjut, silahkan perhatikan contoh kasus di bawah ini.

Misalnya, Anda memiliki tanah kavling seluas 2ha yang Anda beli di tahun 2017 dengan harga Rp 100 ribu per meter atau senilai Rp 2 M. Sebelum membeli tanah tersebut, Anda sudah memikirkan dengan baik bagaimana caranya agar tanah itu bisa mendatangkan keuntungan yang lebih.

Baca juga: Begini Cara Mudah Dapatkan Passive Income Dengan Berinvestasi Properti

capital-gain-plan
Photo credit : Dunia Fintech

Yang pertama Anda lakukan adalah memutuskan lokasi tanah yang akan Anda beli, karena Anda tahu jika harga tanah kedepannya akan dipengaruhi oleh lokasi yang strategis, seperti dekat dengan fasilitas umum, pelayanan publik dan juga pendidikan. 

Kedua, saat Anda membeli tanah tersebut, lebih baik Anda menanyakan kepada pemilik tanah atau dinas PUPR. Tujuannya adalah untuk mengetahui peruntukkan tanah tersebut bisa digunakan untuk kawasan permukiman, industri, pertanian atau perhutanan.

Saat Anda mengetahui lebih detail tentang peruntukkan tanah yang dibeli, Anda pun bisa memutuskan akan memanfaatkan tanah itu akan digunakan untuk apa, misalnya hanya dibolehkan dijadikan sebagai permukiman.

Karena Anda mengetahui prospek ke depannya di sekitar lokasi Anda akan segera dibangun yayasan pendidikan perguruan tinggi, Anda pun langsung memutuskan menggunakan tanah seluas 1 ha milik Anda untuk dijadikan hunian seperti kos.

Baca juga: 6 Alasan Kenapa Bisnis Properti Sangat di Minati dan Menjanjikan

capital-gain-action
Photo credit : Property TT

Tahukah Anda?

Jika yayasan pendidikan tersebut benar-benar terealisasi, maka Anda akan mendapatkan penghasilan dari sewa kos yang Anda sediakan. Penghasilan dari penyewaan kos ini disebut dengan passive income.

Sedangkan tanah 1 ha yang tidak Anda manfaatkan, tentu tidak akan mendatangkan penghasilan apapun selama Anda tidak memanfaatkan lahan tersebut. Meskipun begitu, ternyata di tahun 2019 bukan hanya sudah terbangun yayasan pendidikan, tetapi juga sudah dibangun jalan raya yang lebar, rumah sakit dan juga pertokoan yang membuat lokasi tanah Anda menjadi kawasan yang padat penduduk.

Karena didukung oleh beberapa fasilitas penunjang, tentu akan banyak permintaan tanah di lokasi yang strategis seperti tanah milik Anda. Pada saat inilah, Anda bisa mendapatkan capital gain dengan menjual tanah 1 ha yang belum Anda produktifkan. Harganya tentu lebih mahal dibandingkan dengan harga awal waktu Anda membelinya.

Apalagi ditambah dengan akses yang mudah dan fasilitas yang memadai, akan membuat harga tanah kavling Anda bisa naik hingga 2 kali lipat dari harga belinya. Pada waktu inilah, Anda akan mendapatkan untung dari penjualan tanah Anda dan Anda akan kehilangan tanah tersebut yang selanjutnya disebut dengan kata capital gain.

Salah satu penunjang bisnis properti anda agar bisa menguntungkan adalah anda tahu bagaimana dan kapan anda bisa membuat strategi untuk mengatur capital gain properti anda menjadi maksimal, atau mencari produk properti yang bisa mendatangkan capital gain sekaligus passive income yang berkelanjutan.

Baca juga: Informasi Peluang Bisnis dan Produk Properti Syariah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kontak Kami

Cimanggu Bharata
Jl. Bharata Pura Kedung Badak, Tanah Sareal

Telp : 0812 1166 8665

Kategori

  • Home
  • Produk
  • Kontak kami

Lainnya

  • Artikel
  • Discussions
  • Help Center

Copyright 2019 InfoProdukBaru.com